Analisis Fenomena Anak Sebagai Pelaku Kejahatan Penipuan Online di Kabupaten Wajo dari Perspektif Kriminologis
Kata Kunci:
penipuan online, kriminal anak, tinjauan kriminologiAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya pencegahan terhadap anak sebagai pelaku kejahatan penipuan online, serta untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan anak melakukan penipuan online . Penelitian ini dilakukan di Polres Wajo dan Rutan Kelas II B Sengkang dengan metode pengumpulan data melalui dokumentasi dan wawancara. Data dan informasi yang penulis dapatkan dianalisis secara kualitatif, selanjutnya diurai dengan deskriptif agar diperoleh jawaban dari masalah yang penulis teliti. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor-faktor yang menyebabkan anak melakukan penipuan online di Kabupaten Wajo adalah faktor iseng atau coba-coba, faktor ikut-ikutan, faktor ekonomi, faktor lingkungan, faktor pendidikan, dan faktor minimnya tertangkap oleh pihak berwajib. Selain itu berbagai upaya pencegahan yang dilakukan oleh Polres Wajo mulai dari upaya pre-emtif, preventif maupun upaya represif.
Referensi
Andi Dadi Mashuri Makmur, Amrullah, & Andi Wahyuddin Nur. (2023). Problematika Penyidik Polres Wajo Dalam Penanganan Tindak Pidana Yang Dilakukan Oleh Anak. Legal Journal of Law, 2(1), 16–33. Diambil dari https://jurnal.lamaddukelleng.ac.id/index.php/legal/article/view/46
Aswad, Havid Zul. (2023). Analisis kriminologi tindak pidana perjudian online yang dilakukan oleh anak dalam perspektif uu no.11 tahun 2012 tentang sistem peradilan pidana anak. Bandung Conference Series Law Studies, 3(2), doi: 10.29313/bcsls.v3i2.7271
BPPTIK-Kominfo RI. (2023). Jenis-Jenis Serangan Siber di Era Digital. www.bpptik.kominfo.go.id, diakses dari https://bpptik.kominfo.go.id/Publikasi/detail/jenis-jenis-serangan-siber-di-era-digital?
Detik.com.(2022). 6 Penipu di Wajo Ngaku Rans Entertaiment, Minta Uang Korban-Janjikan Hadiah. www.detik.com, diakses dari https://www.detik.com/sulsel/hukum-dan-kriminal/d-6331553/6-penipu-di-wajo-ngaku-rans-entertaiment-minta-uang-korban-janjikan-hadiah.
J. Kahimise and F. B. Shava. (2019). An analysis of children’s online activities and behaviours that expose them to cybercrimes. Telecommunications Forum (TELFOR), Belgrade, Serbia, 1(4), doi: 10.1109/TELFOR48224.2019.8971089.
Kementerian PPPA RI. (2024). Menteri PPPA: Perlindungan Anak di Internet Sudah Sangat Mendesak. www.kemenpppa.go.id, diakses dari https://www.kemenpppa.go.id/page/view/NTQwMw%3D%3D.
Lestari, Yunita. (2022). Criminological Study On Children As Actors Of The Crime Of Theft. Jurnal Hukum Khaira Ummah, 17(4), doi: 10.30659/jku.v17i4.19331.
Martono, Syahrani Anugrah, Sitti Amalia, & Alif Ikbal Maulana. (2024). Penyuluhan UU Nomor 35 Tahun 2014 Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan dan Hak Anak di Desa Pasaka. Compile Journal of Society Service, 2(1), 1–6. Diambil dari https://jurnal.lamaddukelleng.ac.id/index.php/compile/article/view/88.
Mooney, J. (2019). The Theoretical Foundations of Criminology: Place, Time and Context (1st ed.). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780429322723.
Mustafa, Fat. (2021). Prevention of Crimes Committed by Juveniles. International Journal of Social Science and Human Research, 4(9), doi: 10.47191/IJSSHR/V4-I9-39
Park, Haeng Ryeol. (2023). Critical Consideration of Crime and Human Nature: Focusing on Criminology Theory. Korean Associatin of Public Safety and Criminal Justice, 32(1), 153-186. 10.21181/KJPC.2023.32.1.153.
Parsley, P.L., Murphy, M.P. (2021). An Introduction to Criminological Theory and Popular Culture. In: Daly, S.E. (eds) Theories of Crime Through Popular Culture. Palgrave Macmillan, Cham. https://doi.org/10.1007/978-3-030-54434-8_1.
Pena, Uros (2022). Planned orientation of prevention and repression against crime. Zbornik Radova Centra Za Edukaciju Sudija I Tužilaca Republike Srpske, 13(13). doi: 10.7251/cest1322329p.
Prosperita News. (2024). Anak Potensial Menjadi Korban Penipuan Online. www. prosperita.co.id, diakses dari https://news.prosperita.co.id/anak-potensial-menjadi-korban-penipuan-online/.
Rohatynska, N., & Chyzhovska, N. (2023). Preventive activities of juvenile crime. Actual Problems of Law, 2, 198-205. https://doi.org/10.35774/app2023.02.198
Spink, J.W. (2019). Criminology Theory (Part 1 of 2): Foundational Concepts. In: Food Fraud Prevention. Food Microbiology and Food Safety. Springer, New York, NY. https://doi.org/10.1007/978-1-4939-9621-6_7.
Sulaeman Sagoni, Ismail Ali, & Makmur, A. D. M. . (2024). Peran Satuan Pembinaan Masyarakat (Binmas) Menjalin Hubungan Dengan Masyarakat Dalam Mencegah Tindak Pidana Anak. Legal Journal of Law, 3(1), 53–68. Diambil dari https://jurnal.lamaddukelleng.ac.id/index.php/legal/article/view/30
Welsh, B. C., & Farrington, D. P. (2007). Scientific Support for Early Prevention of Delinquency and Later Offending. Victims & Offenders, 2(2), 125–140. https://doi.org/10.1080/15564880701263114.
Wilcox, Pamela & Agnew, Robert. (2022). Chapter Criminological Theory in A Criminologist’s Life: Essays in Honor of the Criminological Legacy of Francis T. Cullen (1st ed.) Routledge.
Yuzikova, N. (2022). Criminology Research Of The Influence Of Internet Content On Interpersonal Communication And Behavior Of Minors. Baltic Journal of Legal and Social Sciences, (3), 94-101. https://doi.org/10.30525/2592-8813-2022-3-12
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Legal Journal of Law

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.



