Pengaruh Attention Economy Terhadap Intensitas Konsumsi Konten Digital dan Perilaku Konsumtif Mahasiswa Gen Z di Institut Lamaddukelleng

Penulis

  • Fuji Pratiwi Institut Ilmu Hukum dan Ekonomi Lamaddukelleng
  • Asrul Jaya Institut Ilmu Hukum dan Ekonomi Lamaddukelleng
  • Zainatul Afiat Institut Ilmu Hukum dan Ekonomi Lamaddukelleng

DOI:

https://doi.org/10.67032/pje.v5i1.193

Kata Kunci:

attention economy, konsumsi konten digital, perilaku konsumtif, generasi z

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Attention Economy terhadap intensitas konsumsi konten digital dan perilaku konsumtif mahasiswa Generasi Z di Institut Lamaddukelleng. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan melibatkan 83 mahasiswa Generasi Z sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan SPSS versi 25 dengan teknik regresi linier sederhana dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Attention Economy berpengaruh positif dan signifikan terhadap intensitas konsumsi konten digital, dengan koefisien regresi sebesar 0,656 dan nilai signifikansi di bawah 0,001. Selain itu, Attention Economy berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif dalam pengujian regresi sederhana, dengan koefisien regresi sebesar 0,553 dan nilai signifikansi di bawah 0,001. Intensitas konsumsi konten digital juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif ketika diuji secara terpisah, dengan koefisien regresi sebesar 0,694 dan nilai signifikansi di bawah 0,001. Namun, dalam regresi linier berganda, Attention Economy tetap berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif, sedangkan intensitas konsumsi konten digital tidak menunjukkan pengaruh parsial yang signifikan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap perilaku konsumtif, dengan nilai F sebesar 36,621 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,478. Artinya, kedua variabel mampu menjelaskan 47,8% variasi perilaku konsumtif mahasiswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Attention Economy merupakan faktor penting yang berkaitan dengan intensitas konsumsi konten digital dan perilaku konsumtif mahasiswa Generasi Z. Temuan ini menegaskan pentingnya kesadaran digital dan pengendalian konsumsi agar mahasiswa lebih kritis dalam merespons konten serta stimulus konsumsi di platform digital.

Referensi

Agus Purwanto, Ahmad, & Andi Sumangelipu. (2025). Pengaruh Harga dan Promosi di E-Commerce Shopee terhadap Perilaku Konsumtif Mahasiswa Institut Ilmu Hukum dan Ekonomi Lamaddukelleng. Precise Journal of Economic, 4(2), 46–56. Diambil dari https://jurnal.lamaddukelleng.ac.id/index.php/precise/article/view/158

Bhargava, V. R., & Velasquez, M. (2021). Ethics of the attention economy: The problem of social media addiction. Business Ethics Quarterly, 31(3), 321–359. https://doi.org/10.1017/beq.2020.32

Heitmayer, M. (2025). The second wave of attention economics: Attention as a universal symbolic currency on social media and beyond. Interacting with Computers, 37(1), 18–29. https://doi.org/10.1093/iwc/iwae035

Kemp, S. (2025). Digital 2025: Indonesia. DataReportal. https://datareportal.com/reports/digital-2025-indonesia

Liang, M. (2022). The end of social media? How data attraction model in the algorithmic media reshapes the attention economy. Media, Culture & Society, 44(6). https://doi.org/10.1177/01634437221077168

Simon, H. A. (1971). Designing organizations for an information-rich world. Dalam M. Greenberger (Ed.), Computers, communications, and the public interest (hlm. 37–72). Johns Hopkins Press.

Unduhan

Diterbitkan

11-10-2026

Cara Mengutip

Fuji Pratiwi, Asrul Jaya, & Zainatul Afiat. (2026). Pengaruh Attention Economy Terhadap Intensitas Konsumsi Konten Digital dan Perilaku Konsumtif Mahasiswa Gen Z di Institut Lamaddukelleng. Precise Journal of Economic, 5(1), 32–42. https://doi.org/10.67032/pje.v5i1.193

Terbitan

Bagian

Articles